Imam mahdi itu adalah seorang lelaki yang masih muda, mukanya bersinar,
jenggotnya sempurna, pada pipi kanannya terdapat tahi lalat, kulitnya
bangsa Arab. Bentuk tubuhnya seperti bentuk tubuh Israil artinya besar
tinggi. Ia dijuluki dengan sebutan Imam Mahdi, nama aslinya Muhammad
atau Ahmad, ia adalah putra Abdullah yang masih ada keturunan dari
Rasulullah SAW dari Sayyid Husain putra Fatimah binti Muhammad SAW.
Sebagaimana yang dijelaskan dalam suatu hadits yang diriwayatkan oleh
Abu Daud dan Hakim :
"Imam Mahdi itu termasuk dalam lingkungan Ahli kerabat atau keluarga
Rasulullah SAW, yakni dari putri beliau SAW yang bernama Fatimah". (H.R.
Abu Daud dan Hakim).
Ketika sedang gencar-gencarnya fitnah yang dihembuskan oleh Dajjal dan
para pengikutnya di alam ini, sehingga manusia banyak yang tertipu dan
menjadi pengikutnya, tiba-tiba alam ini dikejutkan dengan adanya hatif
(suara tanpa rupa) yang mengatakan : "Wahai manusia, sesungguhnya Imam
Mahdi telah keluar di kota Makkah, ia berasal dari Desa Karimah". Suara
tersebut dapat didengar oleh seluruh umat manusia yang ada di jagad raya
ini dan mereka mengerti serta faham. Keluarnya Imam Mahdi ini
pertepatan pada malam sepuluh bulan Dulhijjah, tahun ganjil dari tahun
Hijriyah.
Setelah mendengar kabar adanya Imam Mahdi yang telah turun ke bumi, maka
banyak orang berbondong-bondong pergi ke kota Makkah, mereka ingin
mengetahui wajah Imam Mahdi yang sebenarnya, yang sedang mengasingkan
diri dari fitnah Dajjal dan para pengikutnya. Sedangkan Iblis pada saat
itu dalam keadaan bingung karena orang yang akan menyelamatkan keimanan
manusia telah datang, orang inilah yang nanti akan menjadi musuh utama
Dajjal dan Iblis serta para pengikutnya.
Mengenai turunya Imam Mahdi ini telah dijelaskan dalam suatu hadits
Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud dan Tirmidzi yang
artinya sebagai berikut :
"Sesungguhnya Imam Mahdi itu akan keluar di akhir zaman, namanya
Muhammad bin Abdullah atau Ahmad bin Abdullah". (H.R. Imam Abu Daud dan
Tirmidzi).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar