#000000 url(http://petir-project.googlecode.com/files/zuaz-petir.gif) no-repeat center fixed;

Senin, 24 Februari 2014

nabi isa as wafat

Besok Nabi Isa a.s. juga akan menikah, sedangkan wanita yang diperistri adalah bangsa Asqalan. Dalam pernikahannya ini beliau dikaruniai dua putra, yang satu bernama Muhammad, yang satunya lagi bernama Musa. (Wafirru Ilallah, hal. 68,69)
Nabi Isa a.s. pergi ke Masjidil Haram, kemudian dilanjutkan berziarah ke makam Rasulullah SAW di Madinah. Disana beliau sakit sampai akhirnya meninggal dunia. Jenazahnya kemudian dimakamkan disebelah makam Rasulullah SAW.
Setelah Nabi Isa a.s. wafat, tidak begitu lama manusia banyak yang murtad, melupakan dan keluar dari agama Islam. Manusia banyak yang kembali dalam kekufuran dan kemusyrikan. Banyak negeri pada akhirnya dikuasai kembali oleh orang-orang kafir, sehingga lama-kelamaan agama Islam bagaikan seorang anak yatim yang tidak ditunggui oleh orangtua dan keluarganya. Hukum-hukum Allah akhirnya menjadi sia-sia belaka, manusia banyak yang durhaka dan lupa terhadap Tuhannya. Mereka terlalu sibuk dan telah terbuai dengan urusan-urusan duniawi sehingga urusan-urusan agama yang telah diyakininya terbengkalai.
Pada masa-masa seperti ini keadaan manusia tidak menentu, sebab sudah mendekati kehancuran, pintu taubat segera ditutup. Karena itu, celakalah bagi orang-orang yang tidak ingat akan Tuhannya.
Orang mukmin bertambah hari bertambah habis, sehingga dunia ini hampir hanya dihuni oleh orang-orang yang durhaka kepada Allah. Hanya tinggal sedikit orang-orang yang beriman kepada Allah. Pada puncaknya matahari tidak terbit sampai tiga hari, kemudian matahari terbit dari arah barat bersamaan bulan, sesampainya di tengah langit matahari dan bulan kembali ke arah barat. Setelah itu tunggu kehancuran alam ini, karena yang disebut dengan kiamat sudah amatlah dekat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar